PPK Ormawa GAMAGRITA Sekolah Vokasi UNS Gaungkan “Smart Farming” di Desa Matesih

Karanganyar – Tim Pelaksana Program Kemitraan Masyarakat Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) “GAMAGRITA” Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil menggaungkan konsep smart farming di Desa Matesih, Karanganyar. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Inisiatif ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui aksi nyata di masyarakat.

Tim PPK Ormawa GAMAGRITA yang terdiri dari 15 mahasiswa dan diketuai oleh Arrasyid Muammar Sholih, memperkenalkan smart farming berbasis teknologi sensor. Dosen pendamping tim, Herlina Mega Puspitasari, S.P., M.Sc., menjelaskan bahwa teknologi ini mencakup empat aspek utama: sensor air, sensor pupuk, sensor hama, dan sensor penyakit. Teknologi ini dirancang untuk menjawab tantangan budidaya konvensional di Desa Matesih, seperti proses penyiraman yang lambat, dosis pupuk yang tidak tepat, serta maraknya serangan hama dan penyakit tanaman.

Melalui kolaborasi berkelanjutan, tim GAMAGRITA menggelar sosialisasi dan pendampingan tentang penerapan teknologi pertanian cerdas. Sosialisasi ini disambut baik oleh masyarakat desa Matesih, yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk belajar dan mengadopsi inovasi di bidang pertanian.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Matesih Andrianto, S.H.; Sekretaris Desa Andhi Vitalata; Ketua Program Studi D3 Agribisnis UNS, Raden Kunto Adi, S.P., M.P.; dosen pendamping; perwakilan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar; serta 14 perwakilan kelompok tani dan 7 anggota Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNS untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggabungkan teori dan praktik, mahasiswa UNS menunjukkan perannya dalam memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Diharapkan, program ini tidak hanya menjadi inovasi sementara, tetapi juga dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi para petani di Desa Matesih.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait