SURAKARTA – Program Studi D3 Agribisnis, Sekolah Vokasi UNS, mengambil langkah proaktif dengan menyusun Rencana Strategis (Renstra) periode 2024-2029 melalui pendekatan yang komprehensif. Acara yang diselenggarakan pada 30 September 2025 di UNS Inn ini bertujuan untuk memastikan kurikulum dan kompetensi lulusan D3 Agribisnis dapat lebih relevan dan berdaya saing di dunia kerja. Berbeda dari penyusunan dokumen strategis pada umumnya, prodi ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, mulai dari internal kampus hingga mitra industri, untuk merumuskan arah pengembangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Acara penyusunan Renstra ini menjadi wadah penting untuk menampung masukan dan perspektif dari beragam latar belakang. Tujuannya jelas: memastikan kurikulum dan kompetensi lulusan D3 Agribisnis UNS tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif dan siap menghadapi tantangan di lapangan.
Kolaborasi Multidisiplin untuk Visi Jangka Panjang
Partisipasi dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak. Dosen dan mahasiswa D3 Agribisnis hadir sebagai representasi internal yang memahami visi dan tantangan prodi dari dalam. Selain itu, masukan berharga juga datang dari para alumni yang telah sukses berkarier di berbagai sektor, memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan pasar kerja.
Beberapa alumni yang turut terlibat antara lain:
- Alumni yang bekerja di perusahaan benih ternama, PT Benih Citra Asia, yang memberikan perspektif dari industri agribisnis hulu.
- Alumni yang berkarier sebagai penyuluh pertanian, menjembatani kebutuhan petani di tingkat akar rumput.
- Alumni di bidang perbankan, yang memberikan wawasan tentang pembiayaan dan manajemen keuangan di sektor pertanian.
- Alumni yang sukses sebagai wirausaha, berbagi pengalaman praktis dalam membangun bisnis agribisnis dari nol.
Wawasan Eksternal dari Sektor Pemerintah dan Industri
Untuk melengkapi perspektif dari alumni, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber eksternal yang merupakan pakar di bidangnya. Perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo memberikan pandangan dari sisi kebijakan dan program pemerintah daerah. Sementara itu, kehadiran CEO PT. Habibi Digital Nusantara menambah wawasan tentang tren dan inovasi teknologi terkini dalam pertanian modern.
Melalui sinergi antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan ini, diharapkan Rencana Strategis D3 Agribisnis UNS 2024-2029 akan menjadi panduan yang solid dan responsif. Ini bukan hanya tentang menyusun dokumen, melainkan sebuah komitmen nyata untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memajukan sektor agribisnis Indonesia di masa depan.



